Tiga Indikator Forex Super Fantastis

Posted on Jul 18, 2012

Tiga Indikator Forex Super Fantastis

Indikator forex merupakan komponen penting dalam analisa trading yang kita lakukan. Dengan indikator ini kita bisa memprediksi kemana harga akan bergerak. Indikator juga memandu kapan harus melakukan open transaksi dan kapan sebaiknya closing transaksi.

Indikator forex yang digunakan sebaiknya seperlunya saja, tidak perlu banyak-banyak, tiga sampai enam indikator saja sudah cukup membantu dalam menganalisa harga.

Salah satu kesalahan yang dilakukan trader adalah terlalu banyaknya indikator yang ada di chart mereka. Chart harga menjadi berwarna-warni karena setiap indikator menampilkan warna yang berbeda.

Space untuk tampilan candlestick justru sangat kecil karena tertutup banyaknya indikator yang digunakan. Chart overloaded.

Indikator Forex - Chart Overload

Dari tampilan chart diatas, bagaimana kita bisa menganalisa harga secara cermat jika candlesticknya saja tidak bisa terlihat secara leluasa.

Perlu di ingat bahwa chart ini akan kita awasi selama berjam-jam, sebaiknya memang dibuat senyaman mungkin untuk dilihat. Alasan lainnya, dengan terlalu banyak indikator justru akan menjadi kontradiktif, satu indikator mungkin menunjukan harga akan naik, sebaliknya indikator lainya justru menunjukkan arah sebalik. Tentunya akan membuat bingung dalam mengambil keputusan.

Ada baiknya Anda merampingkan tampilan chart Anda, buang indikator forex yang tidak memberi konstribusi ke Anda, yang hanya “nongkrong” di chart tapi tidak pernah Anda gunakan ketika mengambil keputusan.

Buang juga beberapa indikator satu tipe yang sebenarnya menggunakan satu saja sudah cukup. Atur chart menjadi clean.. clear and simple, namun tidak akan mengurangi kemampuan Anda dalam menganalisa nantinya.

Beberapa tipe indikator yang sebaiknya ada di chart Anda adalah:

Tiga Indikator Forex Terbaik

1. Trend Indikator

Indikator ini digunakan untuk mendeteksi trend pergerakan harga. Contoh yang umum digunakan adalah Moving Average.

Pemilihan periode MA tergantung dari time frame yang digunakan. Jika Anda bisa mendapat setting periode MA yang tepat, indikator ini sangat-sangat membantu trading yang Anda lakukan. Moving average menjadi salah satu indikator favorit saya.

2. Momentum Oscillator

Beberapa indikator tipe ini antara lain Momentum Indikator, Relative Strength Index dan Stochastic Oscillator.

Indikator ini mampu menunjukan level jenuh dari pergerakan harga, level oversold dan level overbought. Sangat powerful untuk Swing Trading. Saya sendiri menggunakan Stochastic Oscillator sebagai deteksi tingkat kejenuhan market.

3. Volatility Indicator

Indikator forex ini menunjukan tingkat volatilitas market, beberapa indikator forex tipe ini antara lain: Average True Range dan Bollinger Bands.

Saya lebih suka menggunakan indikator Bollinger Bands, karena indikator ini bisa satu jalan dengan indikator moving average yang saya gunakan.

Terlepas dari indikator apa yang kita gunakan, yang terpenting adalah pemahaman kita terhadap karakter masing-masing indikator.  Semakin lama kita berlatih dengan indikator yang itu-itu saja, karakter indikator terhadap setiap pergerakan harga akan semakin kita pahami. Kita akan tahu harga akan bergerak kemana hanya dengan melihat reaksi yang ditunjukan indikator.

Untuk lebih jelas tentang tiga indikator forex ini, silahkan daftar Free Training Forex yang saya berikan. Saya jelaskan secara detail indikator-indikator ini.

 

2 Comments

  1. informasi penting (bintang 5)….

  2. cara menggunakan indi stochastic oscilator itu gimana? tau jenuh atau tidaknya bagaimana caranya? terimakasih

Leave a Reply